Berikut 8 Manfaat Makanan dan Minuman Fermentasi Untuk Kesehatan

Selain punya rasa yang khas, produk hasil fermentasi, seperti tempe, yoghurt, peyeum, kefir dan kombucha ternyata mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, loh! Peneliti dari International University di Barcelona, Spanyol menuturkan bahwa probiotik yang terdapat pada produk tersebut mendatangkan segudang manfaat, di antaranya meningkatkan kesehatan mulut, mengurangi bau mulut dan radang gusi serta perkembangan rongga mulut. Nggak cukup sampai di situ, setelah dikuak, ternyata manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan lebih banyak dari yang kita kira. Penasaran, apa saja?

Manfaat Produk Hasil Fermentasi Bagi Kesehatan

Fermentasi merupakan metode untuk mengawetkan makanan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Proses ini melibatkan pemecahan gula oleh mikroorganisme, seperti ragi dan bakteri, yang mana dapat mempertahankan nutrisi serta mencegah pembusukan. Pada proses tersebut, ragi berperan dalam mengikat gizi supaya tidak rusak akibat adanya bakteri yang hidup dalam makanan.

Selain itu, fermentasi juga mendukung pertumbuhan probiotik atau yang kita kenal sebagai bakteri baik. Nah, ada sejumlah manfaat yang dibawa oleh produk hasil fermentasi yang mengandung bakteri tersebut, di antaranya:

1.     Membuat Makanan Lebih Mudah Dicerna

Proses fermentasi membantu memecah nutrisi yang terdapat pada makanan, sehingga membuatnya jadi lebih mudah dicerna. Contoh, laktosa, salah satu bentuk gula yang sering dijumpai pada susu serta produk olahannya, dipecah menjadi gula nan lebih sederhana, seperti glukosa dan galaktosa selama fermentasi.

Jadi, kamu yang memiliki intoleransi laktosa, yakni gangguan pencernaan akibat tubuh tidak mampu mencerna laktosa, umumnya bisa mengonsumsi susu fermentasi, seperti yoghurt dan kefir.

Selain itu, dengan bantuan fermentasi, antinutrien, seperti lektin dan fitat, yakni senyawa yang banyak ditemui pada biji-bijian serta kacang-kacangan, dapat dipecah dan dihancurkan. Oleh karenanya, mengonsumsi tempe lebih bermanfaat untuk penyerapan nutrisi, dibanding biji-bijian dan kacang-kacangan dalam bentuk utuh. Sebab, tempe telah melalui proses fermentasi yang membuat kedua senyawa tadi hancur.

2.     Meningkatkan Kekuatan Probiotik

Ketidakseimbangan bakteri pada usus dapat memicu intoleransi laktosa dan gluten. Dengan produk hasil fermentasi keseimbangannya bisa kembali seperti semula. Probiotik yang banyak dijumpai pada yoghurt dan berbagai produk fermentasi semacamnya sebagian besar berasal dari kelompok bakteri yang memproduksi asam laktat.

Menurut Journal of Applied Microbiology, mengonsumsi makanan dengan kandungan bakteri tersebut bisa membuat kesehatan usus dan absorbsi nutrisi oleh tubuh meningkat. Gejala intoleransi laktosa serta prevalensi alergi pun dapat diminimalisir.

3.     Membuat Kesehatan Pencernaan Meningkat

Tadi udah disebutin kalo probiotik bisa bantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di usus sekaligus menangani beragam masalah pencernaan, kan? Nah, penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat meredakan gejala irritable bowel sindrom alias iritasi usus besar. Selain itu, produk fermentasi juga bisa menangani masalah perut kembung, sembelit hingga diare.

4.     Menambah Daya Tahan Tubuh

Manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan yang selanjutnya, yaitu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dilansir dari Live Strong, menyantap produk hasil fermentasi bikin ususmu terhindar dari berbagai masalah. Kefir, misalnya. Minuman kental dengan rasa asam yang merupakan hasil fermentasi dari susu dan biji-bijian itu mengandung mikroorganisme yang bakal menjaga respon imun tetap sehat.

Di samping itu, sebagian besar makanan fermentasi kaya akan kandungan vitamin C, zat besi dan zinc yang turut andil dalam memperkuat daya tahan tubuh. Kamu pun jadi nggak gampang sakit, deh!

5.     Menjaga Kesehatan Jantung

Banyak yang bilang bahwa mengonsumsi susu bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung koroner. Tapi, sebenarnya, ada beberapa produk susu fermentasi yang justru baik untuk kesehatan jantung. Dilansir dari artikel yang diterbitkan dalam Current Opinion in Lipidology pada Februari 2006, terdapat bukti bahwa susu fermentasi bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Probiotik yang diproduksi juga bantu menurunkan kolesterol LDL yang buruk bagi kesehatan.

6.     Mengurangi Lemak dan Membantu Proses Detoksifikasi

Banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan produk hasil fermentasi, seperti yoghurt bagi mereka yang sedang dalam program diet pengurangan berat badan. Hal tersebut dikarenakan dikarenakan yoghurt mengandung senyawa yang baik bagi sistem pencernaan. Nggak hanya itu, kandungan asam dan bakteri pada yoghurt dan beberapa produk fermentasi lainnya dapat mendorong keluar semua racun dan logam berat dalam tubuh, seperti aluminium dan merkuri.

7.     Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes Mellitus

Asam fitat yang terkandung dalam kedelai memiliki sifat antinutrien dan menghambat penyerapan makanan, terutama karbohidrat. Tapi, setelah difermentasi, senyawa tersebut akan hancur. Sehingga, nantinya dapat membantu mengatur metabolisme karbohidrat dan mencegah lonjakan gula darah. Itulah yang membuat makanan hasil fermentasi, khususnya tempe baik buat penderita diabetes.

8.     Mengurangi Resiko Kanker Payudara dan Kanker Prostat

Senyawa isoflavon pada produk hasil fermentasi dipercaya bisa mengurangi lemak darah pemicu sel-sel kanker. Menurut penelitian, vitamin K2 yang ada dalam produk fermentasi juga sangat baik untuk meminimalisir resiko kanker prostat.

Walaupun terdapat banyak manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Apalagi, produk tersebut mungkin menimbulkan efek samping pada beberapa orang, seperti perut kembung karena kandungan probiotiknya yang tinggi.

Penting pula untuk mengetahui bahwa nggak semua produk fermentasi diolah dengan bahan yang sama. Beberapa mungkin dikasih tambahan gula, garam, lemak dan semacamnya. Sehingga, kamu perlu membaca label nutrisi guna memastikan pilihan itu tepat untuk kesehatanmu. Tetap jaga keseimbangan gizimu, ya, supaya tubuh tetap sehat dan jauh dari berbagai masalah!