Berikut 8 Manfaat Makanan dan Minuman Fermentasi Untuk Kesehatan

Selain punya rasa yang khas, produk hasil fermentasi, seperti tempe, yoghurt, peyeum, kefir dan kombucha ternyata mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, loh! Peneliti dari International University di Barcelona, Spanyol menuturkan bahwa probiotik yang terdapat pada produk tersebut mendatangkan segudang manfaat, di antaranya meningkatkan kesehatan mulut, mengurangi bau mulut dan radang gusi serta perkembangan rongga mulut. Nggak cukup sampai di situ, setelah dikuak, ternyata manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan lebih banyak dari yang kita kira. Penasaran, apa saja?

Manfaat Produk Hasil Fermentasi Bagi Kesehatan

Fermentasi merupakan metode untuk mengawetkan makanan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. Proses ini melibatkan pemecahan gula oleh mikroorganisme, seperti ragi dan bakteri, yang mana dapat mempertahankan nutrisi serta mencegah pembusukan. Pada proses tersebut, ragi berperan dalam mengikat gizi supaya tidak rusak akibat adanya bakteri yang hidup dalam makanan.

Selain itu, fermentasi juga mendukung pertumbuhan probiotik atau yang kita kenal sebagai bakteri baik. Nah, ada sejumlah manfaat yang dibawa oleh produk hasil fermentasi yang mengandung bakteri tersebut, di antaranya:

1.     Membuat Makanan Lebih Mudah Dicerna

Proses fermentasi membantu memecah nutrisi yang terdapat pada makanan, sehingga membuatnya jadi lebih mudah dicerna. Contoh, laktosa, salah satu bentuk gula yang sering dijumpai pada susu serta produk olahannya, dipecah menjadi gula nan lebih sederhana, seperti glukosa dan galaktosa selama fermentasi.

Jadi, kamu yang memiliki intoleransi laktosa, yakni gangguan pencernaan akibat tubuh tidak mampu mencerna laktosa, umumnya bisa mengonsumsi susu fermentasi, seperti yoghurt dan kefir.

Selain itu, dengan bantuan fermentasi, antinutrien, seperti lektin dan fitat, yakni senyawa yang banyak ditemui pada biji-bijian serta kacang-kacangan, dapat dipecah dan dihancurkan. Oleh karenanya, mengonsumsi tempe lebih bermanfaat untuk penyerapan nutrisi, dibanding biji-bijian dan kacang-kacangan dalam bentuk utuh. Sebab, tempe telah melalui proses fermentasi yang membuat kedua senyawa tadi hancur.

2.     Meningkatkan Kekuatan Probiotik

Ketidakseimbangan bakteri pada usus dapat memicu intoleransi laktosa dan gluten. Dengan produk hasil fermentasi keseimbangannya bisa kembali seperti semula. Probiotik yang banyak dijumpai pada yoghurt dan berbagai produk fermentasi semacamnya sebagian besar berasal dari kelompok bakteri yang memproduksi asam laktat.

Menurut Journal of Applied Microbiology, mengonsumsi makanan dengan kandungan bakteri tersebut bisa membuat kesehatan usus dan absorbsi nutrisi oleh tubuh meningkat. Gejala intoleransi laktosa serta prevalensi alergi pun dapat diminimalisir.

3.     Membuat Kesehatan Pencernaan Meningkat

Tadi udah disebutin kalo probiotik bisa bantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di usus sekaligus menangani beragam masalah pencernaan, kan? Nah, penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat meredakan gejala irritable bowel sindrom alias iritasi usus besar. Selain itu, produk fermentasi juga bisa menangani masalah perut kembung, sembelit hingga diare.

4.     Menambah Daya Tahan Tubuh

Manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan yang selanjutnya, yaitu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dilansir dari Live Strong, menyantap produk hasil fermentasi bikin ususmu terhindar dari berbagai masalah. Kefir, misalnya. Minuman kental dengan rasa asam yang merupakan hasil fermentasi dari susu dan biji-bijian itu mengandung mikroorganisme yang bakal menjaga respon imun tetap sehat.

Di samping itu, sebagian besar makanan fermentasi kaya akan kandungan vitamin C, zat besi dan zinc yang turut andil dalam memperkuat daya tahan tubuh. Kamu pun jadi nggak gampang sakit, deh!

5.     Menjaga Kesehatan Jantung

Banyak yang bilang bahwa mengonsumsi susu bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung koroner. Tapi, sebenarnya, ada beberapa produk susu fermentasi yang justru baik untuk kesehatan jantung. Dilansir dari artikel yang diterbitkan dalam Current Opinion in Lipidology pada Februari 2006, terdapat bukti bahwa susu fermentasi bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Probiotik yang diproduksi juga bantu menurunkan kolesterol LDL yang buruk bagi kesehatan.

6.     Mengurangi Lemak dan Membantu Proses Detoksifikasi

Banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan produk hasil fermentasi, seperti yoghurt bagi mereka yang sedang dalam program diet pengurangan berat badan. Hal tersebut dikarenakan dikarenakan yoghurt mengandung senyawa yang baik bagi sistem pencernaan. Nggak hanya itu, kandungan asam dan bakteri pada yoghurt dan beberapa produk fermentasi lainnya dapat mendorong keluar semua racun dan logam berat dalam tubuh, seperti aluminium dan merkuri.

7.     Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes Mellitus

Asam fitat yang terkandung dalam kedelai memiliki sifat antinutrien dan menghambat penyerapan makanan, terutama karbohidrat. Tapi, setelah difermentasi, senyawa tersebut akan hancur. Sehingga, nantinya dapat membantu mengatur metabolisme karbohidrat dan mencegah lonjakan gula darah. Itulah yang membuat makanan hasil fermentasi, khususnya tempe baik buat penderita diabetes.

8.     Mengurangi Resiko Kanker Payudara dan Kanker Prostat

Senyawa isoflavon pada produk hasil fermentasi dipercaya bisa mengurangi lemak darah pemicu sel-sel kanker. Menurut penelitian, vitamin K2 yang ada dalam produk fermentasi juga sangat baik untuk meminimalisir resiko kanker prostat.

Walaupun terdapat banyak manfaat makanan dan minuman fermentasi untuk kesehatan, kamu tidak disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Apalagi, produk tersebut mungkin menimbulkan efek samping pada beberapa orang, seperti perut kembung karena kandungan probiotiknya yang tinggi.

Penting pula untuk mengetahui bahwa nggak semua produk fermentasi diolah dengan bahan yang sama. Beberapa mungkin dikasih tambahan gula, garam, lemak dan semacamnya. Sehingga, kamu perlu membaca label nutrisi guna memastikan pilihan itu tepat untuk kesehatanmu. Tetap jaga keseimbangan gizimu, ya, supaya tubuh tetap sehat dan jauh dari berbagai masalah!

Ini Pose Yoga yang Harus Dijauhi Oleh Penderita Spondilolistesis

Tentu kamu tahu bahwa setiap gerakan atau pose dalam yoga mempunyai manfaat dan efek samping. Pose yang bermanfaat bagi otot tangan bisa saja justru menimbulkan tekanan pada punggung, begitu sebaliknya. Atau, pose yang baik buat otot punggung malah membebani tulang belakang.

Bagi penderita spondilolistesis, misalnya, tidak disarankan untuk menerapkan pose tertentu. Apa sebenarnya spondilolistesis itu? Simak aja, yuk, ulasan pose yoga yang harus dijauhi oleh penderita spondilolistesis berikut!

Apa Itu Spondilolistesis?

Spondilolistesis merupakan kondisi di mana salah satu tulang di tulang belakang mengalami pergeseran dari posisi normal serta cenderung ke depan menutupi tulang di bawahnya. Biasanya, kondisi ini terjadi pada punggung bagian bawah.

Apabila tidak segera ditangani, spondilolistesis bisa menekan akar syaraf atau syaraf tulang belakang. Nah, hal tersebut dapat memicu rasa nyeri, lemas atau mati rasa di salah satu atau kedua tungkai kaki. Terkadang, adanya tekanan pada syaraf juga bisa membuat penderita tidak mampu mengendalikan buang air kecil atau buang air besar.

Pose Yoga yang Harus Dihindari Penderita Spondilolistesis

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang. Olahraga ini berguna untuk melenturkan otot punggung serta menjaga bentuk normal tulang belakang. Akan tetapi, yoga tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Pasalnya, pose dalam yoga, tuh, banyak banget dan beberapa di antaranya memaksa punggungmu buat mengeluk melontai cukup lama. Sehingga, orang dengan kondisi tertentu, seperti spondilolistesis perlu berhati-hati dalam melakukannya agar tidak memperparah nyeri dan menimbulkan cedera.

Setidaknya, ada beberapa pose yoga yang tidak disarankan untuk penderita spondilolistesis supaya kondisi ruas tulang punggung yang telah bergeser tidak menjadi semakin buruk. Antara lain:

1.Bow Pose

Dikenal pula dengan Dhanurasana. Sesuai dengan namanya, bow pose mencontoh bentuk busur panah. Badan dan kaki diibaratkan sebagai busur, sedangkan tangan yang meyentuh ujung kaki merupakan tali busurnya.

Bow pose sangat bermanfaat untuk mengatasi nyeri punggung ringan, sembelit dan nyeri haid. Tapi, pose tersebut nggak cocok bagi penderita spondilolistesis atau cedera tulang belakang karena bakal memaksa badanmu untuk melengkung secara drastis.

2. Cobra Pose

Ini, nih, pose yoga yang harus dijauhi oleh penderita spondilolistesisberikutnya. Cobra pose emang berguna buat menguatkan tulang belakang, membikin otot-otot badan dan bokong jadi lebih lentur serta meringankan stress. Tapi, pose tersebut mengharuskanmu untuk tengkurap dan rengkeh ke atas seraya menyokongnya dengan kedua telapak tangan.

Cobra pose mungkin mudah dilakukan oleh orang memiliki tulang belakang normal. Namun, bila dilakukan oleh penderita spondilolistesis justru bisa mengakibatkan nyeri dan cedera.

3, Locust Pose

Disebut pula dengan Salabhasana, pose ini punya banyak kesamaan dengan pose sebelumnya. Yang membedakan ialah kedua tangan diletakkan di sisi badan. Lalu, kamu harus rengkeh sampai pandangan lurus ke depan.

Ngeri banget buat penderita spondilolistesis serta cedera punggung akut. Pasalnya, tidak berbeda dengan cobra pose, pose tersebut memaksamu untuk meliukkan badan dalam waktu lama. Sehingga, nyeri pun tidak dapat dihindari.

4. Camel Pose

Untuk melakukan pose ini, kamu harus bertumpu pada kedua lutut serta jari kaki. Setelah itu, kamu perlu meliukkan badan sampai kepala mendongak ke atas. Kedua tangan lurus ke tumit guna menyokong beban tubuh.

Camel pose memang bermanfaat untuk menangani beberapa masalah, seperti badan lesu, nyeri haid dan nyeri punggung ringan. Namun, pose ini bisa membebani tulang punggung, terutama di area pinggang, bagian yang kerap mengalami spondilolistesis.

5. Extended Hand-to-big-toe Pose

Guna menerapkan pose ini, kakimu harus terangkat setinggi-tingginya, sementara tangan menyentuh jari kaki tersebut selama 30 detik. Walau mampu meningkatkan keseimbangan serta memperkuat otot kaki, extended hand-to-big-toe pose bisa meningkatkan resiko cedera, loh!

Sebab, mustahil bagi penderita spondilolistesis untuk menjaga keseimbangan hanya dengan satu kaki. Salah sedikit saja bisa bikin kamu terjatuh dan memperparah kondisi tulang belakang.

Sebagai ganti dari pose yoga yang harus dijauhi oleh penderita spondilolistesis di atas, kamu bisa mencoba pose yang lebih aman, seperti five pointed star, downward facing dog, hero dan sebagainya. Akan lebih baik jika kamu selalu berkonsultasi dengan instruktur yoga sebelum memulai latihan!

Manfaat Sarapan dengan Multigrain yang Menyehatkan

Manfaat sarapan dengan multigrain memang sangat menyehatkan. Sebelum memulai aktifitas, ada baiknya sarapan terlebih dahulu. Jangan anggap sepele, sarapan itu penting, loh! Sarapan dengan porsi dan gizi yang cukup bakal memberimu energi yang optimal untuk menjalankan kegiatan sepanjang hari.

Melewatkan sarapan hanya akan membuatmu lemas, ngantuk, susah berkonsentrasi hingga mengalami gangguan kesehatan, seperti sakit maag. Memilih menu sarapan yang tepat juga penting. Harus memastikan menu tersebut berkualitas dan memiliki nutrisi yang seimbang. Multigrain adalah salah satu menu sarapan yang layak dipertimbangkan.

Pernah denger istilah itu, nggak, sebelumnya? Multigrain emang masih belum lazim digunakan sebagai menu sarapan. Tapi, sebetulnya makanan tersebut lebih menyehatkan dibanding beberapa menu sarapan lainnya, loh!

Apa saja, sih, manfaat sarapan dengan multigrain? Simak penjelasannya berikut ini!

Apa Itu Multigrain?

Nggak cuma beras merah, sekarang juga lagi trend mengganti nasi putih dengan kombinasi beberapa jenis bahan makanan bernutrisi, seperti beras, biji-bijian, gandum-ganduman dan kacang-kacangan. Kombinasi ini disebut dengan multigrain.

Salah satu jenis multigrain yang kini banyak dikonsumsi untuk diet adalah quinoa yang berasal dari biji-bijian tanaman Chenopodium quinoa. Selain quinoa, multigrain juga bisa berupa gabungan bahan-bahan, seperti beras ketan hitam, beras coklat, kacang kedelai hitam, kacang merah, kacang polong, jali, sorghum dan barley.

Kandungan Nutrisi Pada Multigrain

Tentu diketahui bahwa setiap biji-bijian punya kandungan nutrisi yang baik buat kesehatan, salah satunya adalah serat. Serat tak hanya berperan dalam menjaga saluran pencernaan, tapi juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serat larut air bakal mengusir kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh sebelum usus sempat menyerapnya.

Di samping itu, kandungan serat yang tinggi pada makanan multigrain dapat menjadi sumber kalori harian yang aman serta sehat. Tenang, mengonsumsi serat nggak akan membuat tubuhmu lemas, kok. Nutrisi tersebut justru menambah tenaga dan bikin kenyang lebih lama.

Manfaat Multigrain

Dibandingkan beras putih, kalori yang terkandung dalam multigrain lebih rendah. Sehingga aman dikonsumsi dan nggak bikin perut melar.

Makanan itu juga bebas gluten, zat protein yang sebenarnya diperlukan tubuh, tapi tidak bisa dicerna oleh beberapa orang dan justru menimbulkan masalah, seperti intoleransi gluten serta penyakit celiac.

Selain itu, multigrain juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi tubuhmu dari radikal bebas. Jadi nggak gampang lelah dan sakit, deh, meski cuaca sedang ekstrem.

Dilansir dari situs Everyday Health, para ahli diabetes menyarankan penderita atau orang yang beresiko mengalami diabetes untuk mengonsumsi gandum dan biji-bijian guna mengurangi diabetes hingga 16%. Sebab, sepertigandum utuh, bulgur dan quinoa, glikemik indeks dalam multigrain lebih rendah dibanding beras putih.

Satu lagi, nih, manfaat sarapan dengan multigrain. Nggak hanya menyehatkan tubuh dan memberi energi untuk beraktifitas, mengonsumsi makanan tersebut di pagi hari juga membantu mengoptimalkan kinerja otak. Dengan demikian, konsentrasi pun meningkat dan bakal lebih produktif sepanjang hari.

Sarapan merupakan kunci untuk mendapatkan kegiatan yang berkualitas. Oleh karenanya, nggak boleh sembarangan dalam memilih menunya. Makanan yang hendak dikonsumsi untuk mengawali pagi harus mengandung gizi yang cukup supaya aktifitasmu nggak terhambat oleh rasa lemas dan kantuk.

Multigrain bisa jadi jawabannya. Manfaat sarapan dengan multigrain dapat menambah pasokan energi untuk mendukung produktifitasmu. Jadi, tunggu apa lagi? Jangan sampai ketinggalan! Teman-temanmu udah pada nyobain, loh!

6 Resep Salad Buah dan Sayur yang Menyehatkan Dari Bahan Sederhana

Apakah ada di antara kamu yang nggak doyan makan buah dan sayuran? Sayang banget! Padahal, di dalam buah dan sayuran terkandung berbagai gizi yang punya banyak manfaat buat kesehatan, loh! Mulai dari melancarkan sistem pencernaan, menurunkan resiko beragam penyakit, seperti hipertensi, jantung, diabetes dan kanker hingga menyehatkan kulit. Supaya nafsu makan buah dan sayur makin tinggi, kamu bisa mengolahnya menjadi salad. Mau tau resep salad buah dan sayur yang menyehatkan? Simak kelanjutannya, ya!

Aneka Salad Buah dan Sayur yang Menyehatkan

Siapa bilang salad cuma boleh dikonsumsi para vegan, vegetarian dan orang yang sedang menjalankan diet? Kamu yang nggak termasuk dalam tiga kategori tersebut bisa banget, kok, mengonsumsi salad, terutama yang terbuat dari buah dan sayuran.

Selain menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, salad juga berguna buat kecantikanmu, loh! Mengonsumsi salad buah atau sayuran bakal memaksimalkan manfaat dari produk skincare yang kamu pakai.

Tapi, jika kamu nggak suka makan buah dan sayuran, jangan khawatir. Berikut beberapa resep salad buah dan sayuran yang pasti bisa diterima dengan baik oleh lidahmu. Percaya, deh!

1. Mix Fruit Salad

Suka buah-buahan? Paling kamu biasanya memakan buah-buahan tersebut secara langsung atau mem-blender-nya menjadi jus. Biar nggak bosan, coba, deh, olah buah-buahan yang kamu suka jadi salad. Kamu dapat me-mix bermacam-macam potongan buah, seperti apel, nanas, strawberry, jeruk kiwi atau pisang dengan yoghurt, keju atau mayonnaise sesuai selera.

Di samping menyegarkan, mengonsumsi salad buah sebagai camilan atau pengganti makan malam juga menyehatkan, loh! Sebab, terdapat berbagai zat gizi penting dalam buah-buahan itu, salah satunya serat.

2. Mix Vegetables Salad

Dibanding sayuran, pasti beberapa dari kamu lebih memilih buah-buahan, bukan? Apalagi kamu yang anti dengan sayuran karena rasanya yang pahit dan aneh ketika disambut oleh lidah. Tapi, kamu mesti mencoba resep salad buah dan sayur yang menyehatkan dari sayuran ini.

Beraneka sayuran segar, seperti wortel dan daun selada dicampur dengan telur serta potongan dada ayam yang telah direbus. Supaya lebih lezat, kamu dapat menambahkan mayonnaise atau saus. Dengan begini, rasanya nggak akan aneh lagi. Santap menu salad tersebut saat sarapan sebelum kamu memulai aktifitas.

3. Vegetables Salad With Chicken and Cheese

Satu lagi, nih, resep salad sayur yang bisa kamu praktikkan di rumah. Bahan-bahannya, yaitu selada, kol ungu, wortel, tomat, kentang, bawang bombay dan dada ayam panggang. Setelah dicampur, bahan-bahan itu kemudian disiram dengan saus keju. Dijamin, rasanya creamy dan bikin lidah kamu menggelinjang. Untuk menambah cita rasa, kombinasikan dengan irisan daging atau ikan.

4. Noodle Salad

Pecinta mie wajib banget nyoba hidangan salad yang satu ini. Sesuai namanya, tentu saja bahan utama dari noodle salad adalah mie. Tapi, pastikan mie yang dipilih adalah mie organik.

Campur mie tersebut dengan beberapa sayuran, antara lain wortel, kol ungu dan daun selada. Tambahkan pula bawang bombay, kacang edamame serta potongan dada ayam supaya lebih nikmat. Jadikan mayonnaise sebagai pelengkapnya, ya!

5. Macaroni Salad

Di samping mie, kamu bisa memperoleh sumber karbohidrat sebagai bahan baku salad dari bahan lain. Makaroni, misalnya. Makaroni yang udah direbus dapat kamu campurkan dengan daging ayam atau sapi dan potongan buah alpukat. Setelah itu, beri sedikit cacahan daun mint sebagai topping-nya.

6. Japanese Restaurant Salad

Buat kamu yang nggak mau ribet, bikin aja Japanese Restaurant Salad. Bahan-bahannya simple, kok, cuma potongan wortel dan kol doang. Untuk sausnya, kamu dapat mencampurkan tepung maizena, susu, telur, garam dan lada, ya! Menu salad ini nggak hanya enak, tapi bermanfaat untuk menjaga kesehatan wajahmu!

Biar tahu gimana rasanya, kamu harus coba mempraktikkan resep salad buah dan sayur yang menyehatkan di atas di rumah! Cocok banget dijadiin menu sarapan, camilan atau pengganti makan malammu, seperti yang telah disebutkan. 

4 Kebiasaan Sehat Bagi Pekerja Kantoran Yang Bisa Dilakukan

Bagi pekerja kantoran, duduk seenggaknya 6-8 jam sehari adalah hal yang biasa. Durasi tersebut belum termasuk saat kamu duduk di mobil atau kendaaran umum untuk melakukan perjalanan pergi dan pulang kantor. Pola hidup kayak gini kalau dilakukan dalam jangka waktu yang lama tanpa diimbangi dengan olahraga bisa membahayakan kesehatanmu, loh! Untuk mengantisipasinya, terapkan kebiasaan sehat bagi pekerja kantoran berikut!

Kebiasaan Sehat yang Bisa Dilakukan Pekerja Kantoran

Duduk terlalu lama bisa mengakibatkan tubuh mengalami gangguan kesehatan, seperti terhambatnya metabolisme, meningkatnya kadar kolesterol hingga obesitas. Terdapat sebuah penelitian yang membandingkan orang dewasa yang aktif bergerak dengan betah duduk di depan TV.

Hasilnya, orang yang duduk lebih lama beresiko mengalami peningkatan resiko kematian dari penyebab lain hingga 50%. Resiko mereka mengalami penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung juga meningkat hingga 125%.

Saat disibukkan dengan pekerjaan, kamu mungkin nggak punya waktu buat berolahraga. Tapi, bukan berarti kamu nggak bisa sehat dan bugar, ya! Sebagai gantinya, para pekerja kantoran dapat melakukan hal-hal di bawah ini untuk menjaga tubuh tetap fit meski dikejar deadline:

1.Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Sekarang banyak orang yang nggak mau ribet. Kalo laper, tinggal pesan makanan lewat aplikasi. Tapi, pola hidup seperti ini bisa membuatmu rentan mengonsumsi makanan yang tinggi kalori, lemak, gula serta bahan-bahan yang nggak sehat.

Daripada delivery makanan ke kantor, lebih baik kamu sarapan terlebih dulu di rumah dengan oatmeal, roti gandum, sereal, susu rendah lemak atau telur. Jika tidak sempat, bawa bekal aja. Kamu dapat menyiapkan menu sarapan yang simple untuk dibawa ke tempat kerja.

Selain itu, hindari ngemil kentang goreng, donat serta aneka snack ber-MSG dan minum kopi manis, soda atau bir di sela-sela waktu kerja. Lebih baik kamu menggantinya dengan buah-buahan atau camilan sehat lainnya.

2. Banyak Minum Air Putih

Tadi udah disebutkan, bahwa kamu harus menghindari minuman manis, bersoda dan beralkohol. Minuman-minuman tersebut bila dikonsumsi terlalu sering dapat membawa dampak yang buruk bagi kesehatan.

Ganti dengan minum air putih sesuai kebutuhan. Selain menyegarkan, air putih juga lebih sehat dibanding jenis minuman itu. Keunggulan lainnya, yaitu air putih mengandung nol kalori, bikin tubuhmu tetap terhidrasi, memberi rasa kenyang serta menjaga kesehatan otak dan otot. Kamu bisa menjadikan minum air putih sebagai kebiasaan di tengah jadwal kegiatanmu yang padat.

3. Jangan Duduk Terus, Sesekali Bergerak lah!

 Bekerja di kantor mengharuskanmu buat duduk di depan komputer berjam-jam. Efeknya, otot-ototmu jadi kaku dan punggung serta pinggangmu terasa pegal. Jika dilakukan secara terus-menerus bisa mengakibatkan kamu alami berbagai keluhan kesehatan.

Untuk mencegahnya, kebiasaan sehat bagi pekerja kantoran yang satu ini kudu banget kamu lakuin. Kamu bisa berdiri dan melakukan peregangan di sela-sela waktu kerja, misal setiap sejam sekali, selama 1-2 menit. Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan tangga dan tidak mengandalkan lift saja.

4. Tidur yang Cukup

Durasi tidur ternyata berpengaruh terhadap kondisi kesehatan. Apabila kamu tidur kurang dari 7 jam, beragam resiko, di antaranya kelelahan, kontrol impuls yang buruk, depresi hingga gangguan kesehatan, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan stroke bakal menanti.

Kurang tidur juga bisa bikin kamu alami obesitas, loh! Sebab, terjadi perubahan hormon ghrelin dan leptin yang dapat meningkatkan nafsu makan serta memperlambat metabolisme.

Oleh karenanya, ciptakan pola tidur yang teratur dengan tidur di waktu yang sama setiap hari, termasuk ketika akhir pekan. Pastikan semua perangkat elektronikmu, baik TV, komputer atau pun ponsel sudah mati sejam sebelum tidur agar istirahatmu lebih nyenyak.

Terdapat banyak cara untuk tetap prima meski kamu merupakan pegawai kantoran yang punya jadwal super-duper padat. Salah satunya menerapkan kebiasaan sehat bagi pekerja kantoran di atas. Sehingga, kamu bakal terus semangat walaupun banyak kegiatan. Selain itu, jangan lupa check-up ke dokter secara rutin, ya, agar tahu kondisi kesehatanmu.

Pose Yoga Untuk Meredakan Sakit Pinggang Ini sangat Bermanfaat

Kelamaan duduk bikin kamu sakit pinggang? Ya jelas, lah! Apalagi kalo kamu nggak pernah melakukan peregangan. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi obat atau mengoleskan krim pereda sakit pinggang di area yang terasa nyeri. Alternatifnya, kamu dapat mempraktikkan pose yoga untuk meredakan sakit pinggang berikut!

Pose Yoga Untuk Mengatasi Nyeri Pinggang

Sakit pinggang sepertinya jadi problema tubuh yang nggak kunjung hilang, deh, terutama buat kamu yang rutinitas sehari-harinya lebih banyak dihabiskan dengan duduk. Misal, pekerja kantoran yang diharuskan untuk duduk selama berjam-jam di depan komputer.

Biasanya, baru terasa pas bangun pagi. Tiba-tiba pinggang rasanya sakit banget. Supaya nggak berkelanjutan, kamu perlu segera mengonsumsi obat. Jika tidak ingin ketergantungan obat, coba cara lain aja, yaitu dengan melakukan gerakan yoga. Di bawah ini adalah beberapa gerakan atau pose yoga yang efektif buat mengatasi sakit pinggang:

1. Cat Cow Pose

Pose yang pertama, yaitu cat cow pose, sangat baik untuk pinggang dan tulang belakang. Sebab, gerakannya adalah melengkungkan punggung ke atas dan ke bawah. Kamu bisa menerapkan pose ini di pagi hari apabila mengalami sakit pinggang ketika bangun tidur.

2. Garudasana (Eagle Pose)

Garudasana atau disebut pula dengan pose elang merupakan pose yoga yang lebih advanced. Pasalnya, pose tersebut memerlukan kekuatan dan keseimbangan tubuh. Namun, efeknya baik banget, loh, buat meregangkan dan membuka punggung serta pinggangmu.

Selain itu, eagle pose juga cukup mudah untuk dilatih dan bermanfaat untuk memperkuat tulang belakang. Pose tersebut pun bagus buat meringankan sakit pinggang karena masuk dalam kategori backbend.

3. Uttanasana (Standing Forward Fold)

Sama kayak Garudasana, Uttanasana juga gampang sekali untuk dilatih setiap hari. Pose tersebut pun sangat baik untuk meredakan rasa sakit pada pinggang bawah. Manfaat lainnya, yaitu pose yoga yang bernama lain standing forward fold itu mampu memanjangkan semua otot pada tulang punggungmu. Sehingga, cocok banget dilakuin sama kamu yang sering duduk berlama-lama di depan komputer.

4. Paschimottanasana (Seated Forward Fold)

Pose yoga untuk meredakan sakit pinggang ini dapat dilakukan dengan posisi duduk. Bisa dicoba oleh kamu yang kadang merasa pusing saat menjalani yoga dengan posisi berdiri. Agar efeknya maksimal, kamu harus menerapkannya dengan tepat, ya!

Caranya, yakni aktifkan telapak kaki dan dekatkan posisi dadamu di bagian depan kaki. Dengan melakukannya, pinggang bagian bawahmu akan terbuka. Posisi ini juga dapat membantu meredakan otot kaku serta rasa sakit.

5. Salamba Bhujangasana (Spinx Pose)

Nggak berbeda dengan pose-pose sebelumnya, Salamba Bhujangasana juga merupakan pose yang gampang banget buat dilatih. Udah gitu bagus untuk memperkuat tulang belakang, lagi. Dan sama dengan Garudasana, Spinx Pose juga termasuk backbend.

6. Setubanda Sarvangasana (Bridge Pose)

Sesuai dengan namanya, pose ini mirip seperti jembatan. Apabila dilakukan dengan tepat, sangat efektif untuk mengurangi sakit pinggang yang kamu rasakan, loh! Nggak cuma itu, Setubanda Sarvangasana juga baik untuk memperkuat otot pinggang bawah, pantat serta paha bawah.

7. Salabhasana (Locust Pose)

Jika punggung dan pinggangmu kuat, tentu resiko untuk mengalami sakit pinggang bakal berkurang. Nah, untuk menjadikannya lebih kuat, kamu bisa menerapkan pose Salabhasana dalam yoga. Pose tersebut sangat baik untuk memperkuat otot pinggang, punggung serta pantat.

8. Supta Jathara Parivartanasana (Supine Spinal Twist)

Twist atau gerakan memutar tubuh bagian atas adalah metode yang efektif buat melegakan nyeri pinggang. Dalam yoga, pose yang demikian dinamakan Supine Spinal Twist atau Supta Jathara Parivartanasana.

Nggak hanya mampu meringankan nyeri pinggang, pose tersebut juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pasalnya, Supine Spinal Twist baik untuk merangsang organ tubuh, seperti ginjal, usus dan saluran kencing.

Pose yoga untuk meredakan sakit pinggang mana yang menurutmu paling efektif dan mudah dilakukan? Kalau sudah menentukan pilihan, segera praktikkan agar nyeri pinggangmu nggak berkepanjangan! Jangan lupa untuk berkonsultasi pada instruktur yoga sebelum melakukannya, ya!

Ikutilah 5 Tips Diet Menurunkan Berat Badan Alami Yang Aman

Menjalani program diet bukanlah hal yang mudah dan bukan pula hal yang sulit. Namun, banyak hal yang harus diperhatikan dengan baik. Jika program diet yang dilakukan kurang tepat, maka akan berakibat buruk pada tubuh. Maka dari itulah, diet menurunkan berat badan alami yang aman bisa dicoba.

Program diet alami ini dikatakan aman karena caranya yang terbilang sederhana. Tubuh pun tidak dipaksa untuk diet secara berlebihan. Sudah berniat untuk melakukan diet alami? Cukup menarik untuk dicoba kan? Untuk mengetahui lebih lanjut tips diet alami yang aman, simaklah ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Jangan Lupakan Serat

Diet menurunkan berat badan alami bisa dilakukan dengan mongonsumsi makanan yang kaya akan serat. Perlu diketahui bahwa serat merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh saat menjalani diet. Serat ini dapat membantu menurunkan berat badan secara alami dan menjaganya agar tidak naik terlalu cepat.

Nutrisi penting ini bisa ditemukan di banyak makanan, seperti kacang-kacangan, sayur, dan buah. Selain menjaga berat badan, serat juga dapat memudahkan buang air besar. Jadi, sistem pencernaan tubuh akan tetap berjalan dengan baik.

2. Jangan Biarkan Tubuh Kelaparan

Membiarkan tubuh kelaparan saat menjalani program diet merupakan hal yang salah. Jika menahan rasa lapar, maka saat bertemu dengan makanan seseorang akan cenderung makan banyak dalam rangka balas dendam. Bahkan makanan sehat untuk diet pun bisa saja terlupakan karena terlalu lapar. Akhirnya program diet pun gagal.

Untuk menyiasati terjadinya hal seperti itu, selalu sediakan bekal yang sehat. Pilihlah makanan kecil yang mempunyai kandungan gizi tinggi, misalnya seperti telur yang direbus, pisang, atau yoghurt. Makanan tersebut akan membuat kenyang tanpa kalori yang berlebihan.

3. Kurangi Makanan dan Minuman Manis

Saat diet alami, yang menjadi pantangan terbesar adalah makanan dan minuman manis. Jadi sebisa mungkin kurangilah makanan dan minuman yang manis. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan sesuatu yang manis biasanya mengandung gula tambahan.

Selain itu, makanan dan minuman manis juga tidak mempunyai kandungan nutrisi yang penting untuk tubuh. Bahkan, banyak produk makanan manis yang mempunyai kandungan gula cukup banyak. Maka dari itulah, biasakan membaca kandungan dari nutrisi makanan atau minuman manis sebelum mengonsumsinya.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Memperbanyak minum air putih juga menjadi hal penting dalam diet menurunkan berat badan alami. Selain untuk diet alami, air putih juga akan membuat tubuh tetap sehat. Minum air putih dengan teratur akan membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

Untuk program diet alami, sebaiknya minumlah air putih sebelum makan. hal ini akan membuat tubuh merasa kenyang sebelum makan. Sehingga, makanan yang dikonsumsi pun akan berkurang dan kalori yang dikonsumsi pun menjadi lebih sedikit.

5. Mengurangi Jenis Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan merupakan merupakan salah satu jenis karbohidrat yang sudah diolah menjadi bahan makanan. Karbohidrat jenis ini tidak disarankan untuk program diet karena kandungan serat dan nutrisinya yang telah hilang. Karbohidrat olahan tersebut antara lain roti tawar, pasta, dan tepung.

Untuk mengurangi konsumsi karbohidrat olahan secara berlebihan, maka bisa diganti dengan konsumsi karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks antara lain seperti wortel, kentang, dan gandum. Jenis ini terbukti mempunyai kandungan nutrisi yang lebih banyak. Bahkan, karbohidrat ini juga akan membuat kenyang bertahan lebih lama.

Itulah beberapa tips diet menurunkan berat badan alami yang bisa dicoba. Cukup mudah kan? Selain tips diet alami yang sudah dipaparkan di atas, jangan lupa untuk selalu olahraga agar kondisi tubuh tetap kuat. Semangat para pejuang diet!

Gejala Infeksi Virus Corona Wajib Diketahui

Virus corana pada awalnya ditemukan di daerah Wuhan, China dan sudah dikonfirmasi menyebar ke 13 negara. Sehingga kasus virus corona ini menyebabkan orang yang meninggal terus meningkat. Sehingga pemerintah China harus segera melakukan langkah cepat untuk mengatasi gejala infeksi virus corona agar tidak menyebar dan segera bisa diobati. Dan pada saat ini jumlah orang yang mengidap virus corona telah mencapai lebih dari 2.700 kasus.

Seperti Apa Virus Corona Itu?

Virus corona merupakan sebuah virus yang berasal dari keluarga familia coronaviridae dimana dapat menyebabkan penyakit pada burung maupun mamalia. Bagian-bagian tubuh dari virus corona tersebut terdiri dari membran, selubung lipid bilayer, glikoprotein yang menyerupai paku, genom RNA positif dan protein nukleokapsid. Jadi virus corona ini asal mulanya dari hewan. Namun karena manusia memakan hewan tersebut, maka virusnya pun menular di tubuh manusia tersebut.

Lalu Seperti Apa Gejala Infeksi Virus Corona Itu?

Menurut sebuah penelitian yang telah dirilis pada jurnal The Lancet, gejala infeksi virus corona yang sering muncul mirip dengan yang disebabkan oleh virus SARS.Yang membedakan pada gejala virus corona adalah ada gejala saluran pernapasan atas (bisa pilek, bersin dan sakit tenggorokan), serta gejala usus (biasa diare).

  • Deman: Bagi seorang yang terjangkit virus infeksi corona, maka demamnya akan tinggi. Sehingga jika diukur dengan termometer, maka suhu badan berada di atas 38 derajat celcius.
  • Suhu Badan Tinggi: Seperti yang telah dijelaskan pada gejala nomor satu di atas, orang yang mengidap sakit corona suhu badannya akan tinggi. Suhu badan bisa mencapai diatas 40 derajat celsius.
  • Nyeri Otot: Nyeri otot ini, seperti orang yang kelelahan setelah melakukan olahraga berat. Otot seperti sakit kram, namun ini tidak terasa kencang, hanya saja terasa nyeri yang berkelanjutan.
  • Batuk Berdahak Atau Kering: Batu berdahak dan terus terusan susah sembuh, bisa menjadi indikasi bahwa terinfeksi virus corona. Oleh sebab itu segeralah bawa diri ke dokter terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Sesak Napas: Virus corona juga dapat membuat pasien menjadi sesak nafas, padahal pasien tidak memiliki riwayat sakit asma atau pun sesak napas. Jika menemukan tanda tersebut segera bawa ke dokter terdekat.
  • Paru-paru Meradang dan Dipenuhi oleh Cairan: Nah paling parah adalah jika paru-paru sudah meradang dan dipenuhi oleh cairan. Sehingga membuat kerja paru-paru terganggu. Alhasil penderita bisa sesak napas dan susah untuk bernapas.

Bagaimana Perawatan Terhadap Infeksi Virus Corona?

Untuk perawatan bagi penderita infeksi virus corona ini tidak ada yang khusus, karena kebanyakan orang dapat sembuh dengan sendirinya. Prosedur dan panduan cara pengobatan yang bisa dilakukan yaitu dengan beristirahat yang cukup dan pengobatan untuk meredakan gejalanya. Penderita bisa melakukan humidifier atau mandi air panas, untuk mengurangi rasa sakit tenggorokan dan batuk.

Dan jika infeksi virus corona nya masih ringan, hanya perlu banyak minum dan beristirahat. Namun apabila masih merasa khawatir dan tidak bisa tenang dengan gejala yang ada, segeralah menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.Dikarenakan vaksin untuk infeksi virus corona ini belum sepenuhnya ditemukan, maka wajib melakukan pencegahan dini. Supaya tidak terjangkit infeksi virus corona tersebut.

Pencegahan Infeksi Virus Corona

Ada beberapa saran untuk pencegahan awal supaya tidak terinfeksi virus corona. Seperti sering-seringlah mencuci kedua tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama kurang lebih 20 detik. Dan jika sudah terlanjur terinfeksi virus corona, wajib mengambil langkah untuk tidak menularkan kepada orang lain.  Salah satunya dengan cara mengkarantina (mengisolasi) diri sendiri di dalam rumah, atau memisahkan diri dari orang lain di rumah. Bisa menggunakan masker, ketika batuk atau bersin harus ditutupi serta selalu mencuci tangan.

Cara Mudah Menghentikan Penyebaran Virus Corona

Pemerintah China sendiri telah melakukan cara menghentikan virus corona dengan cara menutup akses perjalanan ke Wuhan atau dari Wuhan keluar. Dengan kata lain penduduk Wuhan dikarantina. Begitu juga yang sebaiknya dilakukan oleh negara lainnya, untuk melarang adanya tamu atau turis dari Hubei, China.

Nah itulah penjelasan mengenai gejala-gejala orang terinfeksi virus corona. Semoga dengan mengenali infeksi virus corona dapat melakukan pencegahan dini dan dapat membantu orang lain supaya terhindar dar virus corona.